Persekutuan Doa Pagi, 22 Juli 2006
Perumpamaan tentang Talenta
PF : Pnt. Paul Gunawan
Nats : Mat 25:14-30
Hadir : 22 orang

Ringkasan:
1. Talenta bukan milik kita, talenta yg kita miliki adalah kepunyaan Tuhan
2. Talenta diberi sesuai dengan kesanggupan & kemampuan kita
3. Talenta pada akhirnya harus kita pertanggungjawabkan dihadapan Tuhan
Menggunakan ilustrasi karyawan persh di Jakarta yg ditempatkan di Batam, Pak Paul menyampaikan, bhw segala fasilitas yg diterima baik mobil, perumahan, dan hal-hal lain adalah tetap milik kantor. Demikian Talenta yg kita miliki. Jika suatu ketika atasan tsb melihat barang2
inventaris kantor ditelantarkan, mobil dijadikan taxi, rumah di sewakan dan kantor tidak di urus. Apa yag atasan tersebut akan lakukan terhad ap karyawannya yg ditempatkan di Batam?
Demikian setiap orang diberikan talenta masing-masing sesuai kesanggupan dan kemampuan kita. Talenta tersebut bukan milik kita, talenta tersebut sesuai dengan kemampuan kita dan talenta tersebut suatu saat harus kita pertanggungjawabkan dihadapan Tuhan. Tak ada talenta yang lebih baik atau lebih buruk dibanding lainnya.
catatan: Talenta adalah mata uang emas yg senilai 6000 dinar. 1 dinar = upah 1 hari kerja. konversi utk masa sekarang jika upah pekerja Rp 50.000,-/hr. 1 Talenta = Rp 300.000.000,- sebuah jumlah yg cukup besar.
Selesai penyampaian renungan dilanjutkan doa pagi dalam kelompok. masing2 terdiri 3 dan 4 orang. Waktu doa pribadi/kelompok ini digunakan utrk sharing dan berbagai pergumulan utk dipanjatkan bersama didalam doa.
Demikian Doa Pagi yang terus berjalan sampai saat ini. Doa Pagi pertama kali dilak
sanakan usai kegiatan pekan doa pada masa peringatan hari Pentakosta.
Semoga melalui Doa Pagi ini, semakin banyak jemaat dikuatkan untuk menjalani kehidupan dan melewati pergumulan pribadi-pribadi yang senantiasa ada setiap hari.
Usai Doa Pagi, ada usulan menarik dari ibu Herliana, bagaimana kalau dari Doa Pagi ini suatu ketika mengambil tempat yg berbeda, keluar -spt di rumah doa- atau kegiatan semacam retreat. Untuk diketahui, setiap doa pagi disediakan kotak donasi untuk mendukung kegiatan Doa Pagi. Uang yang terkumpul digunakan untuk menyediakan snack pagi yang selalu tersedia seusai doa pagi. Tidak terlalu berlebih, tetapi kotak donasi tersebut terus bertambah. Usulan tersebut mendapat tanggapan positif dari ibu-ibu.
Sementara bapak-bapak -ditempat yang berbeda- asyik dengan rencana Rabbit Bible Class sebuah rencana yg pertama kali dibahas pada pertemuan doa pagi minggu lalu, 15 Juli 2006. Perlahan-lahan, Rabbit Bible Class terus digodok dan disiapkan agar pada waktu nanti, sekali digulirkan tidak terputus dan dapat terus berjalan dengan baik. Apakah itu Rabbit bible Class ? Mengapa ada Rabbit Bible Class, dan bagaimana skenario selanjutnya? nantikan berita selanjutnya.
PF : Pnt. Paul Gunawan
Nats : Mat 25:14-30
Hadir : 22 orang

Ringkasan:
1. Talenta bukan milik kita, talenta yg kita miliki adalah kepunyaan Tuhan
2. Talenta diberi sesuai dengan kesanggupan & kemampuan kita
3. Talenta pada akhirnya harus kita pertanggungjawabkan dihadapan Tuhan
Menggunakan ilustrasi karyawan persh di Jakarta yg ditempatkan di Batam, Pak Paul menyampaikan, bhw segala fasilitas yg diterima baik mobil, perumahan, dan hal-hal lain adalah tetap milik kantor. Demikian Talenta yg kita miliki. Jika suatu ketika atasan tsb melihat barang2
inventaris kantor ditelantarkan, mobil dijadikan taxi, rumah di sewakan dan kantor tidak di urus. Apa yag atasan tersebut akan lakukan terhad ap karyawannya yg ditempatkan di Batam?Demikian setiap orang diberikan talenta masing-masing sesuai kesanggupan dan kemampuan kita. Talenta tersebut bukan milik kita, talenta tersebut sesuai dengan kemampuan kita dan talenta tersebut suatu saat harus kita pertanggungjawabkan dihadapan Tuhan. Tak ada talenta yang lebih baik atau lebih buruk dibanding lainnya.
catatan: Talenta adalah mata uang emas yg senilai 6000 dinar. 1 dinar = upah 1 hari kerja. konversi utk masa sekarang jika upah pekerja Rp 50.000,-/hr. 1 Talenta = Rp 300.000.000,- sebuah jumlah yg cukup besar.
Selesai penyampaian renungan dilanjutkan doa pagi dalam kelompok. masing2 terdiri 3 dan 4 orang. Waktu doa pribadi/kelompok ini digunakan utrk sharing dan berbagai pergumulan utk dipanjatkan bersama didalam doa.
Demikian Doa Pagi yang terus berjalan sampai saat ini. Doa Pagi pertama kali dilak
sanakan usai kegiatan pekan doa pada masa peringatan hari Pentakosta.Semoga melalui Doa Pagi ini, semakin banyak jemaat dikuatkan untuk menjalani kehidupan dan melewati pergumulan pribadi-pribadi yang senantiasa ada setiap hari.
Usai Doa Pagi, ada usulan menarik dari ibu Herliana, bagaimana kalau dari Doa Pagi ini suatu ketika mengambil tempat yg berbeda, keluar -spt di rumah doa- atau kegiatan semacam retreat. Untuk diketahui, setiap doa pagi disediakan kotak donasi untuk mendukung kegiatan Doa Pagi. Uang yang terkumpul digunakan untuk menyediakan snack pagi yang selalu tersedia seusai doa pagi. Tidak terlalu berlebih, tetapi kotak donasi tersebut terus bertambah. Usulan tersebut mendapat tanggapan positif dari ibu-ibu.
Sementara bapak-bapak -ditempat yang berbeda- asyik dengan rencana Rabbit Bible Class sebuah rencana yg pertama kali dibahas pada pertemuan doa pagi minggu lalu, 15 Juli 2006. Perlahan-lahan, Rabbit Bible Class terus digodok dan disiapkan agar pada waktu nanti, sekali digulirkan tidak terputus dan dapat terus berjalan dengan baik. Apakah itu Rabbit bible Class ? Mengapa ada Rabbit Bible Class, dan bagaimana skenario selanjutnya? nantikan berita selanjutnya.
Comments